Ha!
(Source: catching-everlark, via blackwidownatasha)
This is an ultimate secret world, contains many untold stories.
Mas Yekti, messenger di ruanganku begitu terobsesi dengan kereta api. Hari-harinya dilewatkan dengan maen game simulator kereta api, ngikutin forum pecinta kereta api, atau sekedar merencanakan touring berkereta saat ga ada kerjaan.
Saat ini sedang ada open recruitment PT KAI.
Mas Yekti bilang ingin mendaftar. Aku pikir dia cuma bercanda. Tapi hari ini dia membawa ijazah dan submit online aplication.
All the best for you mas!
saya anti antimainstream yang mainstream. you know what i mean.
Aku sudah lelah. Tapi di ujung hari, tetap saja aku tak bisa menemukanmu.
Kamu seperti terlewat begitu saja.
Ehmm,
mungkin aku tak benar-benar mencari.
Ada tipe perempuan dan lelaki yang suka meluapkan emosinya di Facebook (Jejaring Sosial), kalau sedang marah bisa sejadi-jadinya, kalau sedang cinta bisa segila-gilanya, kalau sedang benci bisa sekasar-kasarnya, tipe seperti ini berbahaya untuk dijadikan pasangan hidup (suami/istri) karena seperti memiliki rumah tangga yang pintu dan jendelanya terbuka semua…
— Ustadz Burhan Shadiq (via ummuhafiz)
It’s Sunday morning. And It’s raining. Aku seharusnya masih guling-guling di dalem selimut atau segera bergegas ngerjain revisi proposal skripsi. Tapi kok gatel pengen ngomongin kerjaan ya?
Jadi, aku baru tahu pagi ini, salah satu temen seangkatanku di STAN bikin heboh di kalangan adek kelas lulusan 2008 karena ngetwit soal penempatan. Jadi si temen ini penempatan di BPKP dan jadi tangan kanan orang nomor satu di instansi tersebut. Ya pastilah ya info-info rahasia dan sensitif tu bersliweran di sekitar situ. Itu sih biasa. Yang ga biasa adalah saat dia ngetwit bocoran alokasi penempatan anak STAN di BPKP saat pengumumannya belum dirilis secara resmi oleh yang berwenang.
Reaksinya macem-macem. Ada temen lain yang sibuk RT-RT menyebarkan info tersebut. Ada adek kelas yang mention terus karena penasaran akan nasibnya. Ada juga yang ga suka dan nuduh itu cuma hoax. Kalau aku sih cenderung percaya info tersebut bener.
Aku diem di twitter. Dan aku nulis di sini pun ga bermaksud buat ngomen tindakan dia, cuma karena kalau ngemeng di twitter terbatas aja. Dia mau nyebarin info2 begituan itu hak dan urusan dia. Cuma sebagai orang yang posisinya ga jauh beda sama dia, kejadian ini kayak menamparku. Kalau aku jadi temenku ini, aku ga akan ngasih bocoran soal hal-hal sensitif gini.
Tulisan ini bukan mau menghakimi temenku. Aku belum tentu lebih baik dari dia. Poin yang ini aku sampaikan adalah betapa aku tersadar akan tanggung jawab posisiku di kantor sekarang. Aku jadi malu sering banget aku ngeluh soal kerjaan. Sering banget aku bocorin soal hal-hal rahasia yang seharusnya cuma dibicarakan di ruangan kecil itu saja. Menyesal selalu adanya di belakang ya. Aku takut akan pertanyaan sudahkah aku menjadi sekretaris yang baik.
Baik buruknya atasanku seharusnya cukup aku dan rekan seruangku aja yang tau. Silakan orang lain mau menilai dia sesuai pendapatnya, asal jangan aku yang jadi sumbernya. Ya ampun kalau inget selama ini sering banget aku ngomongin hal-hal yang bersifat pribadi.
Ah sudahlah. Yang penting semoga ke depannya lebih baik. :D
sheldon cooper (via art-pixie.blogspot.com)
Settingnya sore hari. Malem sebelumnya gw kebangun jam 2 gara-gara belum nyelesain propsal skripsi yang deadline hari ini. Baru makan abis ashar. Si BigBoss berulah mengacaukan jadwal. Dari tadi tadi gw nerima telpon dari sana sini sambil ngetik proposal, entah gw ini multitasking atau pemalas sih. Yang jelas satu: mata gw berat dan badan maunya nyender aja. Entah apa bisa pulang ke kosan dengan selamat tanpa dibantu playlist dari The Beatles.
ngemeng apa sih lo ta?
Jadi, tau guwe lagi capek, ini ada orang B*I ngemeng pake bahasa inggris segala. Dua orang Jakarta, satu di Senen satu di Sudirman, pake acara nelpon sok inggris, ngemail sok inggris. Sok Iyes bangeeeeetttt siiiihhhhh. Otak guweh udah capek sore-sore gini!. Kalau ketemu muka udah guwe tampar tu orang pake kamus.
Udah sih gitu aja.
THEMED PARTY - Challenge 9: Hugs.
Roy Walker & Alexandria (The Fall)
best moment :D
(Source: catching-everlark)
Saat di-invite grup BBM orang kantor. Ternyata isinya obrolan jayus nan garing khas om2 dan tante2. Mau leave tapi ga berani.
Suatu sore sekitar setahun yang lalu, dua adik sepupu kembar ku pulang dari potong rambut. Bayangkan anak SD kelas 1 yang gendut-gendut turun dari motor dengan potongan rambut bob. Potongan rambut baru itu membingkai wajah chubby mereka hingga persis terlihat seperti buah melon. Maka mulai hari itu aku punya julukan / panggilan sayang terbaru untuk kedua adikku: melon dan apel. Iya, itu sama sekali tidak mendidik dan saya menyesal. Terutama sekarang, setelah saya pulang dari salon dengan potongan rambut persis melon.